Selamat datang di Sidowayah RT 01/06 Ngreco, Weru, Sukoharjo

handphone-tablet
Breaking News
recent

Kajian Sikap Muslim terhadap Kafir, di Rumah Bapak Harjono oleh Ustadz Fauzan


Kamis, 28 Januari 2016, di malam Jumat yang sempat diwarnai gerimis, giliran pengajian RT di rumah Bapak Harjono - Ibu Katmi.

Menempati bekas warung Mbah Suhadi, pengajian dimulai oleh Bapak Diyono seperti biasa. Sementara gerimis kembali tumpah.

Pembacaan Alquran bersama dipimpin Pak RT, membaca surat Al Hajj (22) ayat 11 sampai 22.

Taushiah disampaikan oleh Ustadz Fauzan. "Allah tidak mengutus Muhammad kecuali menjadi rahmat bagi seluruh alam."

Hukum Islam membawa syariat yang sering diserang oleh musuh Islam di antaranya hukum qisas, seperti pancung, yang dianggap tidak berperikemanusiaan. Padahal itu merupakan hukum yang sudah diatur dengan keadilan, khususnya bagi pembunuh.

Di awal Islam, ada perintah perang untuk membela agama Islam. Perintah perang itu pun disebabkan karena musuh yang selalu mengintimidasi. Maka memerangi musuh itu diperintahkan. Jadi tidak sesempit memandang ajaran hanya beralasan tidak berperikemanusiaan.


Islam juga mempunyai ajaran yang penuh kedamaian, contoh-contoh persaudaraan Muhajirin dengan Anshar yang saling menyayangi dan membina persaudaraan, merupakan contoh nyata begitu indahnya Islam.

Contoh lain, dalam perang Muslim tidak boleh membunuh orang tua, wanita dan anak-anak, juga haram membunuh musuh yang sudah menyerah.

Justru kita lihat musuh-musuh Islam justru tidak punya aturan untuk itu. Kita lihat kekejaman perang oleh musuh-musuh Islam yang tidak berperikemanusiaan, seperti Israel yang selalu membombardir Palestina.

Ustadz Fauzan kemudian menegaskan bahwa terorisme yang dikaitkan dengan aktivis Islam tidak beralasan. "Kostum dan penampilan tidak lantas menunjuk semua yang berjenggot celana cingkrang adalah teroris, lihat sekarang Bom Tamrin kemarin justru tersangkanya berpakaian modis, celana jins, kaos dan bertopi."

Beliau menjelaskan, untuk seorang Muslim tidak boleh asal membunuh non muslim. "Dalam Islam dikenal 3 macam kategori orang kafir atau non muslim," kata beliau.


Pertama, Kafir Zimmi yakni kaum kafir yang dalam naungan negara mayoritas Islam seperti di Indonesia ini.

Kedua, Kafir Mu'ahad yakni kaum kafir yang mempunyai perjanjian damai atau tidak ada pernyataan perang dengan Muslim.

Ketiga, Kafir Harbi yakni kaum kafir yang benar-benar dalam peperangan dengan Islam.

"Kaum kafir yang pertama dan kedua haram dibunuh, sedangkan kaum kafir yang ketiga halal dibunuh," simpul beliau.

Ustadz Fauzan memberi kesimpulan bahwa teroris di Indonesia, meski beragama Islam tapi membunuh tanpa sebab syar'i, maka terlarang hukumnya.

Setelah taushiah, Pak Aris Wibowo selaku bendahara menyampaikan laporan keuangan Oktober, November dan Desember 2015. Saldo sampai akhir tahun 8.699.000,-
Suden Basayev

Suden Basayev

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.