Selamat datang di Sidowayah RT 01/06 Ngreco, Weru, Sukoharjo

handphone-tablet
Breaking News
recent

Pengajian RT di Rumah Ibu Mariyanti


Kali ini, pengajian malam Jumat bertempat di kediaman Bapak Tris - Ibu Mariyanti. Cuaca cerah hawa gerah pada hari ke-23 di bulan Oktober ini bukan halangan bagi jamaah untuk datang ke pengajian.

Pada kesempatan kali ini, terlihat hadir di antara jamaah, Ustad Sutarto dan Ustad Danuri, yang memang rumahnya dekat dengan tuan rumah.


Setelah dibuka dan melanjutkan pembacaan Alquran surat Al Kahfi ayat 45 sampai ayat 49, taushiah disampaikan oleh Ustad Danuri.

"Malam Sabtu besok kita sudah memasuki malam tanggal 1 Muharam, tahun baru Hijriyah 1436 H," beliau memulai. "Bulan Muharam termasuk syahrullah, bulan yang disucikan Allah."


At Taubah ayat 36, disebutkan ada 4 bulan yang disucikan. Bulan tersebut menurut hadits adalah bulan Dzulqo'dah, Dzulhijjah, Muharam dan Rajab.

Kebiasaan orang Jawa, malam 1 Muharam yang juga disebut malam 1 Suro digunakan untuk begadang dan mengunjungi tempat keramat mencari berkah.

"Itu adalah kemusyrikan," menegaskan beliau, "dalam surat At Taubah ayat 36 disiratkan, janganlah kamu menganiaya diri sendiri. Bentuk aniaya itu adalah tindakan syirik tersebut."

Kebiasaan adat Jawa yang juga tidak sesuai dengan syariat Islam adalah larangan hajatan di bulan Muharam. Padahal Muharam adalah bulan yang bagus untuk berbuat kebajikan, tak terkecuali berhajat menikahkan anak.

"Pada bulan Muharam, ada sunah berpuasa Assyura dengan pahala diampuni dosa setahun sebelumnya. Adapun puasa itu pada tanggal 10. Atau sesuai anjuran Nabi, untuk menyelisihi Yahudi yang juga puasa tanggal 10, maka kita disunahkan puasa tanggal 9 juga."

Sebelum mengakhiri taushiah, Ustad Danuri juga menyampaikan adanya undangan pengajian malam Sabtu malam 1 Muharam, di Masjid Baiturrahman Sukoharjo.

Setelah Ustad Danuri, selanjutnya kesempatan diberikan kepada Ustad Sutarto.

"Di masyarakat Islam belum terkondisikan penggunaan kalender Hijriyah, hanya di komunitas-komunitas tertentu, seperti pondok pesantren."


Ustad Sutarto juga menambahkan tentang makna hijrah, sebagai berpindahnya dari keburukan kepada hal-hal yang baik.

Mengingat sejarah nusantara, wingit atau keramatnya malam 1 Sura di Jawa Tengah (Solo, Jogja) adalah adanya Grebeg Sura jaman Sultan Agung, di mana malam 1 Sura adalah malam mengarak pusaka keraton. Itulah sebabnya, masyarakat Jawa sangat terpengaruh dengan adat dari keraton tersebut.

Suden Basayev

Suden Basayev

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.