Dihadiri perwakilan dari tiap RT, juga hadir para mahasiswa Univet Bantara Sukoharjo yang sedang KKN di Sidowayah. Sekitar 25 peserta yang hadir.
Malam ini diadakan praktek atur bahasa Jawa. Yang bertugas pambiwara adalah Bapak Sukiran.
Kemudian yang bertugas atur pasrah lamaran adalah Bapak Giyanto (dari RT 01/06), panampi oleh Bapak Wakhid (dari RT 01/06), lalu pambagya harja oleh Bapak Sukiran (Ketua RW 06).
Kemudian dilanjutkan atur pasrah boyong temanten oleh Bapak Agus (dari RT 03/07), panampi boyong oleh Bapak Bejo (dari RT 02/06), lalu pambagya oleh Bapak Edi (dari RT 01/07).
Selesai sudah praktek, lalu Pak Bayan Ismail memberikan tanggapan. "Alhamdulillah, sudah cukup baik, yang penting mental. Ketika nanti tampil boleh saja menyiapkan teks agar bisa menolong saat kelupaan," kata beliau.
Pak Bayan juga mengingatkan, 3 isi yang perlu diingat adalah adanya pembukaan, isi dan penutup. "Lalu, gunakan contoh yang sudah ada, yang memang penjenengan rasa cocok dan mudah serta bisa memahami."
Kembali beliau mengingatkan agar penggunaan kata 'kawula' jangan lagi dipakai, diganti 'kula', lalu 'pepundhen' jangan dipakai karena itu mengandung makna orang yang sudah meninggal.
Untuk adab, beliau mengingatkan agar jangan sekali-kali menaruh tangan di belakang (mbondho tangan).
Selanjutnya dari KKN menyampaikan sedikit perkenalan. Lalu sekedar komentar tentang kegiatan ini, para mahasiswa memberi dukungan dan bangga atas kegiatan olah basa ini.
Sebagai penutup, Pak Mukhlisin ketua Karang Taruna memberikan sambutan. "Saya harap tiap RT bisa menambah peserta, terutama dari RT 02/07 yang belum ada antusiasme untuk mengikuti."
Keren...
ReplyDeleteKeren...nguri uri budhoyo,
ReplyDeleteSedikit masukan aja utk warta 16
Ulasasanya bagus tapi di imbangi dengan gambar yg bagus pula,
Kameranya sudah maksimal. Hahaha.
DeleteLanjutkan agar budaya jawa yg sesuai dg adat ketimuran tetap terjaga.
ReplyDeleteLanjutkan agar budaya jawa yg sesuai dg adat ketimuran tetap terjaga.
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteLanjutkan agar budaya jawa yg sesuai dg adat ketimuran tetap terjaga.
ReplyDeleteSiap.
ReplyDelete